Teknologi terbaru 2 | Dar Indonesia Teknologi Pertanian Pelatihan 12 negara-negara Afrika - Teknologi Terbaru 2 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Selasa, 14 Mei 2019

Teknologi terbaru 2 | Dar Indonesia Teknologi Pertanian Pelatihan 12 negara-negara Afrika


Jakarta, Indonesia – Pelatihan di bidang pertanian dan peternakan guna negara-negara Afrika kembali diadakan oleh Pemerintah Indonesia. Pelatihan bertema “Pelatihan Internaisonal dalam Proses Teknologi Pertanian dan Pertenakan guna Negara-negara Afrika” tersebut dilangsungkan dari tanggal 1-10 September 2018 di Malang dan Batu, Jawa Timur.

Pelatihan diadakan atas kerja sama Direktorat Kerja Sama Teknik Kementerian Luar Negeri bareng Kementerian Pertanian, dalam urusan ini Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan dan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, serta Non-Aligned Movement Center for South-South Technical Cooperation (NAM-CSSTC).

Peserta pelatihan berjumlah 13 orang yang berasal dari 12 negara Afrika, yaitu Afrika Selatan, Burkina Faso, Burundi, Ghana, Guinea Bissau, Kenya, Mozambique, Nigeria, Namibia, Sierra Leone, Tanzania, dan Zimbabwe, demikian penjelasan pers Kemlu, Senin (3/9).


Kegiatan itu dimaksudkan guna berbagi pengetahuan dan empiris Indonesia di bidang Pertanian dan peternakan dengan negara-negara Afrika. Pelatihan itu diinginkan dapat lebih menambah hubungan dan kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan negara-negara Afrika. Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka menyokong komitmen Indonesia pada Indonesia-Africa Forum (IAF) yang diselenggarakan di Bali pada April lalu.

Kegiatan itu dimulai secara sah pada Senin (3/9) di BBPP Ketindan, oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Al Busyra Basnur, atas nama Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri. Dalam sambutannya, Al Busyra mengucapkan bahwa pekerjaan ini adalahupaya Pemerintah Indonesia untuk menyokong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Goal 2 mengenai pengakhiran kelaparan dan gizi buruk.

“Pelatihan ini adalahsalah satu format implementasi Kerja Sama Selatan-Selatan Indonesia di bidang pertanian. Kerja Sama Selatan-Selatan adalahsalah satu cara untuk negara-negara berkembang guna dapat bersama-sama mempercepat pencapaian SDGs. Pelatihan ini diinginkan juga bisa mempererat persahabatan dan solidaritas antara Indonesia dengan negara-negara kawan di Afrika,” ungkapnya.

Turut menyerahkan sambutan pada acara pendahuluan tersebut Kepala BBPP Ketindan, Kresno Suharto, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Kementerian Pertanian, DR. Widi Hardjono, dan Direktur NAM CSSTC, Duta Besar Ronny P. Yuliantoro.


Para penceramah menekankan pentingnya pelatihan di bidang pertanian dan peternakan laksana ini sebagai upaya konkrit pencapaian Goal 2 dari SDGs, pengentasan kemiskinan serta pengembangan ekonomi berkelanjutan, serta pun menggarisbawahi penguatan kemitraan Indonesia dan area Afrika melewati skema Kerja Sama Teknik dan Selatan-Selatan.

Dalam pelatihan ini, semua peserta diserahkan pengetahuan yang mencakup modul penanganan produk pertanian dan ternak pasca panen dengan bahan baku berbobot | berbobot | berkualitas tinggi serta strategi penganekaragaman produk olahan pertanian dan peternakan. Di samping itu, semua peserta juga berpeluang melakukan praktik lapangan di BBPP Ketindan dan BBPP Batu.(R/R01/RS3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar